MERAIH PERTOLONGAN TUHAN

Posted by Admin 2025-06-23

blog-post-image

MERAIH PERTOLONGAN TUHAN

 

Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya.    Ibrani 4: 16

TUHAN telah bersumpah, dan Ia tidak akan menyesal: "Engkau adalah imam untuk selama-lamanya, menurut Melkisedek." Mazmur 110:4



Mari bangun hidup penuh  keberanian menghampiri tahta kasih  karunia Allah, untuk mendapatkan pertolonganNya. Apapun kebutuhan dan pergumulan yang kita  hadapi, Dia mengerti dan menyediakan pertolongan. Tuhan menyediakan kasih karunia bagi setiap kita menghampiri tahta kasih karuniaNya, karena Tuhan Yesuslah yang bertahta. Dia adalah kepenuhan kasih karunia yang sempurna bagi kita.

Kehidupan kita hari-hari ini sangat  membutuhkan kasih karunia Tuhan dan pertolonganNya dalam perjalanan iman kita. Di hari-hari terakhir ini,  dunia semakin gelap, goncangan di akhir zaman menjelang kedatanganNya yang ke dua kali semakin meningkat, maka  kasih karuniaNya dan pertolongannya memastikan kita jadi  kuat dan berkemenangan untuk mencapai garis finish panggilan sorgawi kita.

 

Pada akhir bulan Mei 2025  kita baru saja merayakan Hari  Kenaikan Tuhan Yesus kembali ke surga. Sesungguhnya apa yang terjadi adalah menggenapi nubuatan dalam Mazmur 110:1-2, 4

Mazmur Daud. Demikianlah firman TUHAN kepada tuanku: "Duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai Kubuat musuh-musuhmu menjadi tumpuan kakimu."  Tongkat kekuatanmu akan diulurkan TUHAN dari Sion: memerintahlah di antara musuhmu! TUHAN telah bersumpah, dan Ia tidak akan menyesal: "Engkau adalah imam untuk selama-lamanya, menurut Melkisedek."

Dia telah menggenapi nubuatan menjadi Imam dan Raja bagi kita. Tuhan Yesus telah lunas dan sempurna membayar seluruh harga dan syarat hukum agar kita memiliki jalan ke hadapan tahta kasih karunia di sorga. Sebagai Imam Besar Agung Dia membela kepentingan kita di hadapan keadilan Allah Bapa. Sehingga kita selalu ditolong untuk  dipulihkan menjadi benar di hadapanNya, dimerdekakan dari dakwaan iblis atas kegagalan dan ketidak layakan kita saat kita jatuh.

Pertobatan kita selalu ditudungi darah kurbanNya yang sempurna. Dan  terjadi pemulihan kembali menjadi umat kudus dan orang benar di hadapanNya, ini  adalah karya Tuhan Yesus di sorga sebagai Imam Besar Agung.  Oleh kurbanNya, kita selalu dikembalikan menjadi layak dan berkenan di hadapan Allah Bapa oleh kasih karuniaNya.

 

Karena itu mari datang dengan penuh keberanian  ke hadapan tahta kasih karuniaNya. Keberanian kita datang kepadanya sangat berkaitan dengan pengenalan akan Dia secara pribadi yang semakin mendalam. Daud dan Daniel sangat mengenal  Tuhan, penuh keyakinan akan pertolongan dan penyediaanNya atas persoalannya. Mengenal Tuhan adalah kekuatan dan kemenangan.

Daniel 11:32 Dan orang-orang yang berlaku fasik terhadap Perjanjian akan dibujuknya sampai murtad dengan kata-kata licin; tetapi umat yang mengenal Allahnya akan tetap kuat dan akan bertindak.

Kita mencontoh keberanian Daud. Mazmur 27:1-3 Dari Daud. TUHAN adalah terangku dan keselamatanku, kepada siapakah aku harus takut? TUHAN adalah benteng hidupku, terhadap siapakah aku harus gemetar? Ketika penjahat-penjahat menyerang aku mereka sendirilah yang tergelincir dan jatuh. Sekalipun tentara berkemah mengepung aku, tidak takut hatiku;… dalam hal itu pun aku tetap percaya.

 

Mari kita bangun pengenalan  akan pribadi Tuhan Yesus yang semakin mendalam, maka kita akan penuh keberanian menghampiri tahta kasih karuniaNya, meraih  pertolonganNya atas apapun yang kita perlukan. Kita jadi kuat, dimampukan menyelesaikan panggilan sorgawiNya. Amin.