MENUAI MAKIN DAHSYAT di SEMESTER 2 TAHUN 2025

Posted by Admin 2025-07-07

blog-post-image

Menuai Makin Dahsyat di Semester 2 Tahun 2025

 

Shalom, tidak terasa kita sudah memasuki bulan Juli, semester 2 di tahun 2025 Tahun Penuaian.  Firman Tuhan dari Yohanes 15:2-3 TB katakan “Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah”. Puji Tuhan dengan kita mulai berbuah, mulai alami penuaian maka kita tidak dipotong, tetapi kita harus siap dibersihkan, supaya lebih banyak berbuah, lebih banyak alami penuaian, bukan hanya penuaian jiwa-jiwa, berkat dalam segala hal, terlebih lagi penuaian buah Roh Kudus harus lebat dalam hidup kita.

Untuk dibersihkan, kadang Tuhan pakai orang di sekeliling kita, diproses, dimurnikan melalui berbagai hal yang diijinkan Tuhan. Penting kita berespon dengan benar yaitu dengan rendah hati, rela hati dan lembut hati serta banyak mengucap syukur. Orang yang rendah hati adalah orang yang kalau dinasehati, ditegur atau diajar mau menerima dan mau berubah. Tidak merasa dirinya lebih baik, lebih rohani dari yang lain.

Melainkan sungguh-sungguh mau belajar jadi lebih baik. 1 Petrus 5:5 “Demikian jugalah kamu, hai orang-orang muda, tunduklah kepada orang-orang yang tua. Dan kamu semua, rendahkanlah dirimu seorang terhadap yang lain, sebab: ”Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati.”Orang sombong, congkak, tinggi hati ditentang Tuhan.

Minta Tuhan mampukan dan ubah hati kita jadi rendah hati sehingga dapat berespon dengan benar pada saat kita dibersihkan oleh Tuhan, melalui teguran Roh Kudus, Firman Tuhan, keadaan di sekitar kita, masalah ataupun orang di sekeliling kita yang dipakai Tuhan untuk memurnikan, membersihkan dan mengubah kita.

 

Orang yang rela hati adalah orang yang dengan sadar dan mau untuk alami proses yang harus dihadapi dengan kesungguhan untuk berubah jadi lebih baik, semakin serupa dengan Kristus. Wahyu 3:19 “Barangsiapa Kukasihi, ia Kutegor dan Kuhajar; sebab itu relakanlah hatimu dan bertobatlah!”. Kalau rela hati prosesnya akan mudah, ringan dan cepat sehingga kita bertobat dan diperbaharui. Karena Tuhan mengasihi kita dan kehendaki agar kita lebih banyak berbuah, lebih banyak menuai.

Kelembutan hati adalah sifat orang yang takut akan Allah, saleh, rendah hati, mudah diajar dan sabat di bawah penderitaan. Pada saat dibersihkan maka kita yang lembut hati akan mau bertobat, berubah ikuti kebenaran tanpa pembrontakan, kekerasan, merasa terpaksa ataupun mengomel.

Belajar bersyukur dalam proses dibersihkan karena kita tahu, tujuannya adalah membuat kita lebih banyak berbuah, lebih banyak menuai,  mendatangkan kebaikan bagi kita yang mengasihi Dia dan terpanggil dalam rencanaNya Roma 8:28.

 

Yohanes 15:4 TB “Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku”. Hanya dengan tinggal di dalam Persekutuan dengan Tuhan (doa pujian penyembahan, saat teduh, membaca Firman dan banyak berbahasa roh, hidup dalam kekudusan) dan FirmanNya didalam kita, maka kita akan berbuah, menuai.

Pastikan hubungan kita semakin intim dengan Tuhan, hidup dipenuhi, dipimpin Roh Kudus dan Firman Tuhan.  Terlebih lagi menjelang kedatangan Tuhan Yesus kedua kali, kita harus semakin melekat denganNya dan siap sebagai mempelai yang kudus, intim dan siap diangkat.  Maranatha! (IK)