LOVE AND FORGIVENESS
Posted by Admin 2025-07-21
LOVE AND FORGIVENESS
“Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu”. Efesus 4:32
Di dalam kehidupan ini, kita tidak akan lepas dari hubungan dengan sesama. Dalam hubungan itu ada kasih, tetapi juga bisa terjadi konflik. Ada saat kita merasakan kebaikan orang lain namun terkadang juga kita harus mengalami rasa sakit karena dikhianati, disakiti atau bahkan dilukai. Di dalam keadaan itu, Tuhan memanggil kita untuk hidup di dalam Kasih dan Pengampunan, dua nilai yang menjadi dasar utama kekristenan.
Di dalam 1 Yohanes 4:8 menyatakan bahwa “Allah adalah kasih”. Dan kasihNya terbukti saat Dia datang ke dunia untuk mencari yang terhilang, menyembuhkan yang terluka dan menerima yang terbuang. Dan puncak dari kasih Allah dinyatakan dalam pengorbanan Yesus di kayu Salib. Kasih terbesar yang pernah dinyatakan dalam sejarah manusia.
Yang Yesus ajarkan adalah sesuatu yang sangat radikal: mengampuni orang yang bersalah kepada kita. Mengampuni bukan berarti melupakan atau menganggap ringan kesalahan orang lain, tapi memilih untuk tidak membalas, tidak menyimpan dendam dan menyerahkan luka kita kepada Tuhan. Pengampunan bukan hanya untuk kebaikan orang yang kita ampuni, tapi juga untuk kebebasan kita sendiri. Bila hati kita terus mendendam maka hati kita akan terikat dan terus terluka. Tetapi hati yang mengampuni akan mengalami pemulihan dan damai sejahtera.
Dunia ini perlu bukti nyata kasih Tuhan, dan bukti itu dapat dilihat melalui hidup kita, Ketika kita mengasihi mereka yang sulit dikasihi, Ketika kita memilih memaafkan daripada membalas, Ketika kita merangkul mereka yang terhilang. Saat kita hidup di dalam kasih dan pengampunan, kita sedang menunjukkan karakter Kristus yang hidup di dalam kita.
Kalau kita mengasihi Allah, kita akan bertindak, mematuhi dan melakukan apa yang menjadi kehendakNya. Pengampunan itu bukan pilihan, tetapi keharusan yang Tuhan inginkan untuk kita lakukan. Oleh karena itu kita memerlukan urapan Roh Kudus untuk melakukan apa yang sulit bagi daging kita, karena Roh Kudus yang memberikan kekuatan bagi kita untuk melakukan segala perintahNya.
Tuhan Yesus sudah lebih dulu mengampuni kita, mari dengan kerendahan hati kita belajar untuk mengampuni setiap orang yang bersalah kepada kita. Dengan demikian, kasih Kristus akan terpancar dari kehidupan kita sehingga semua orang akan mengalami Kasih Yesus melalui kita.
Jesus for Everyone.