KUASA DALAM MENGUCAP SYUKUR

Posted by Admin 2026-11-06

blog-post-image

KUASA DALAM MENGUCAP SYUKUR

“Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah didalam Kristus Yesus bagi kamu” 1 Tesalonika 5:18

 

PENDAHULUAN
Wanita, dalam keadaan enak semua, baik uang banyak ditangan, anak-anak pintar, pekerjaan suami berprestasi, semua baik-baik, paling mudah bagi kita mengucap syukur. Tapi Firman Tuhan berkata, “mengucap syukur dalam segala hal”artinya bukan hanya enak, manis, kita bersyukur, tetapi dalam keadaan apapun kita harus bersyukur kepada Tuhan, karena itu yang dikehendaki Tuhan.

 

ISI
Langkah-langkah untuk bisa mengucap syukur :

1. Bersukacitalah senantiasa (1 Tesalonika 5:16)
Sukacita itu yang tidak dipengaruhi keadaan apapun. Rasul Paulus dalam penjara, terbelenggu, tetap bersukacita memuji Tuhan sehingga kepala penjara sekeluarga bertobat
menjadi milik Tuhan Yesus. Kita harus bersukacita karena kita percaya janji-janji Allah dalam hidup kita. Walau keadaanmu dalam lembah kelam, tidak menyenangkan, tetaplah bersukacita. Sukacita itu tidak bisa dibuat-buat, harus dari hati yang mengasihi Tuhan Yesus. Intim dengan Tuhan, suka memuji Tuhan, membaca alkitab, merenungkan Firman Tuhan siang / malam, berjalan dalam kebenaran.

2. Tetaplah Berdoa (1 Tesalonika 5:17)
Yeremia 33:3, berseru kepada Tuhan maka Tuhan akan menyingkapkan hal-hal yang tidak terpahami. Apapun masalahmu, Dia Tuhan tempat mengadu, tempat menyelesaikan masalahmu. Berdoalah dengan iman, Yakobus 5:16b “Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya”.

3. Jangan Padamkan Roh (1 Tesalonika 5:19)
Kita harus dipenuhi Roh Kudus setiap hari, yang belum dibaptis, mintalah agar keadaan kita tidak semakin sulit. Roh Kuduslah yang dapat menuntun kita, mengalahkan keadaan, membuat kita tidak kecewa. Apapun keadaanmu, baik atau tidak baik tetaplah mengucap syukur.

 

Mazmur 103:1-3 “Pujilah Tuhan, hai jiwaku!,Pujilah nama-Nya yang kudus, hai segenap batinku!”

Daud mengalami pergumulan sangat banyak, namun Daud tidak larut dalam keadaannya, tidak kecewa, bahkan dia mengajak Roh nya untuk memuji Tuhan. Roh nya tidak padam dan Daud tetap mengucap syukur. Daud memaksa dirinya untuk tetap berdoa, mengucap syukur.

 

PENUTUP
Wanita, bagaimana dengan kita, apakah kita bisa mengucap syukur dalam keadaan susah dan senang? Tuhan mau kita tetap bisa menikmati kuasa pengucapan syukur. Wanita pasti mengalami hidup yang berkelimpahan dan menjadi pemenang yang sangat diberikati Tuhan. Tuhan Yesus Memberkati.