KENAKANLAH KASIH 2
Posted by Admin 2025-03-17
KENAKANLAH KASIH
Dan di atas semuanya itu: kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan. - Kolose 3: 14
Apa yang sedang kita lihat hari-hari ini adalah penggenapan Alkitab tentang keadaan di ujung zaman. Alkitab menyebutkan bahwa hari ini adalah hari yang jahat, kasih menjadi dingin, manusia menjadi cinta uang, egois dan dikuasai hawa nafsu duniawi, dalam kenajisan, semakin tergeret disesatkan dan menyesatkan. Itulah keadaan manusia akhir zaman. Namun kita adalah orang-orang pilihan Allah.
Tidak serupa dengan mereka, melainkan orang yang dipilih untuk menggenapi panggilan surgawi kita. Kita umat pilihan Allah, sedang berproses dalam transformasi sebagai manusia baru (Roma 12: 2). Kita ditentukan menjadi serupa dengan Gambaran Kristus dan dalam kemuliaan yang terus meningkat kepada kepenuhan Kristus (2 Korintus 3 18, Roma 8:30). Salah satu pokok utama yang harus kita terapkan adalah kasih, maka kita akan bertumbuh jadi semakin serupa Kristus.
Perjalanan rohani kita sebagai anak-anak Kerajaan Allah dimulai karena mengenal dan mengalami kasih Allah, dan kasihNya bekerja mentransformasi sampai kita menjadi serupa Kristus, oleh kepenuhan kasihNya memenuhi kepribadian kita. Sementara kenyataan kasih kebanyakan orang semakin dingin, kita sebagai anak-anak Bapa Surgawi dipanggil untuk mengasihi dan saling mengasihi. Kita di bumi mewakili dan mencerminkan Kristus yang telah menyatakan kasih. KehadiranNya menjadi rupa dan gambar Bapa yang terlihat di bumi (Ibrani 1:3). Kita dipanggil untuk menampilkan hidup Kristus yang adalah kasih, supaya melalui kita Kristus menjadi nyata dikenali dan dirasakan oleh orang lain.
Kita dipanggil menghidupi kasih karena:
1. Hukum yang terutama dalam kehidupan kita.
Matius 22:37-39 Jawab Yesus kepadanya: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.
2. Perintah Baru Tuhan Yesus.
Yohanes 13:34 Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi.
3. Terlebih dahulu telah menerima dan mengalami
1 Yohanes 4:10, 19 Inilah kasih itu: Bukan kita yang telah mengasihi Allah, tetapi Allah yang telah mengasihi kita dan yang telah mengutus Anak-Nya sebagai pendamaian bagi dosa-dosa kita. Kita mengasihi, karena Allah lebih dahulu mengasihi kita. Ketika Tuhan Yesus memberikan perintah baru untuk mengasihi, terlebih dahulu Dia telah mempraktekkan kasihNya kepada para murid, sehingga para murid merasakannya dengan nyata, melihat contoh jelas dari kasih itu, sehingga hidup mereka dipenuhi, dan diubahkan oleh kasih itu, hidup mereka semakin serupa dengan Kristus. Ketika Yesus telah Kembali ke surga, Roh Kudus menjadi sumber yang terus memancarkan kasih dalam hidup mereka. Demikianlah juga bagi kita hari ini.
Firman Tuhan menegaskan, “Inilah kasih itu: Bukan kita yang telah mengasihi Allah, tetapi Allah yang telah mengasihi kita.” Bapa lebih dahulu mengasihi kita dengan nyata melalui Kristus. Karena itu, bangunlah pengenalan yang benar dan hubungan yang semakin mendalam dengan Kristus,…alamilah kasihNya, maka kasih itu mengalir memenuhi kita dan tumpah keluar, sehingga kita jadi umat yang terus mengenakan kasih dalam perjalanan kita mengikut Kristus. Oleh kasih, kita disempurnakan sampai hari kedatanganNya ke dua kali. (MG)