JATUHNYA TEMBOK YERIKO

Posted by Admin 2025-08-18

blog-post-image

JATUHNYA TEMBOK YERIKHO

 

Haruslah kamu mengelilingi kota itu, yakni semua prajurit harus mengedari kota itu sekali saja; demikianlah harus engkau perbuat enam hari lamanya, dan tujuh orang imam harus membawa tujuh sangkakala tanduk domba di depan tabut. Tetapi pada hari yang ketujuh, tujuh kali kamu harus mengelilingi kota itu sedang para imam meniup sangkakala. Apabila sangkakala tanduk domba itu panjang bunyinya dan kamu mendengar bunyi sangkakala itu, maka haruslah seluruh bangsa bersorak dengan sorak yang nyaring, maka tembok kota itu akan runtuh, lalu bangsa itu harus memanjatnya, masing-masing langsung ke depan." - Yosua 6:3-5, 16 (TB) 

 

Kita menemukan ada banyak angka 7 di dalam ayat-ayat ini.. Ada 7 imam dengan 7 sangkakala, dan ada 7 hari serta ada 7 putaran di hari ke 7. Apakah artinya ini? Dan mengapa tembok Yerikho itu runtuh pada hari ke 7 putaran yang ke 7. Apakah arti semuanya itu? (ambil waktu untuk merenungkannya sejenak).

Sebagaimana telah kita ketahui, hari ke 7 adalah hari Sabat, hari perhentian penuh. Di mana bangsa Israel diperintahkan untuk tidak melakukan pekerjaan mereka. Sama seperti Tuhan beristirahat pada hari ke 7, demikianlah mereka diminta untuk beristirahat pada hari ke 7 tersebut.

Hari Sabat ini sebenarnya merupakan gambaran dari pada karya kemenangan Kristus di atas kayu salib yang telah menyelesaikan segala sesuatu-nya, yang akan digenapi secara utuh pada waktu kerajaan Allah datang nanti.

 

Angka serba 7 di dalam perarakan bangsa Israel di dalam mengelilingi tembok Yerikho ini memberi gambaran kepada kita bahwa Allah menghendaki apapun yang kita kerjakan di dalam kehidupan ini hendaklah kita kerjakan di dalam takut akan Dia - Di dalam iman dan kasih kepada Nya. Bukan pada kekuatan kita, kebaikan kita ataupun performa kita. Tuhan rindu kita mencintai-Nya dan bergantung sepenuhnya kepada Nya.

Mengapa hal ini penting? Karena musuh (roh teritorial) yang ada di depan kita adalah roh agamawi (kekuatan manusia / keangkuhan manusia yang menentang pengenalan akan Allah yang benar). (Kota Yerikho itu sendiri berarti the city of the moon god).  Ini adalah gambaran dari pada roh antikris itu sendiri.

Segala usaha manusia untuk berdiri sendiri tanpa mengandalkan Tuhan Yesus adalah penyembahan berhala. Kita harus menang terhadap “tembok Yerikho” yang ada di dalam diri kita terlebih dahulu, sebelum kita dapat melihat “tembok Yerikho” yang ada di luar sana rubuh. Untuk itulah mengapa seringkali proses pemurnian dan peremukan terjadi begitu dahsyat dalam hidup kita. Untuk itulah kita juga paham, mengapa untuk suatu bangsa dilawat oleh Tuhan, Tuhan selalu berurusan dengan umat-Nya terlebih dulu.

 

dan umat-Ku, yang atasnya nama-Ku disebut, merendahkan diri, berdoa dan mencari wajah-Ku, lalu berbalik dari jalan-jalannya yang jahat, maka Aku akan mendengar dari sorga dan mengampuni dosa mereka, serta memulihkan negeri mereka. – 2 Tawarikh 7:14

Karenanya, marilah kita berbalik dari jalan-jalan kita yang jahat, dari segala bentuk “penyembahan berhala” kita (Kolose 3:5-10). Marilah kita berbalik kepada Tuhan, merendahkan diri dan mencari wajah-Nya, maka niscaya Ia akan memulihkan keadaan kita dan bangsa kita.

 

TUHAN YESUS MEMBERKATI