JADILAH WANITA BIJAK
Posted by Admin 2026-02-06
JADILAH WANITA BIJAK
“Maka berkatalah isterinya kepadanya: "Masih bertekunkah engkau dalam kesalehanmu? Kutukilah Allahmu dan matilah!”
Ayub 2:9
PENDAHULUAN
Wanita Allah, orang yang bijak, orang yang sungguh-sungguh hidupnya beriman kepada Tuhan dapat terlihat dari bagaimana reaksinya ketika yang buruk terjadi didalam dirinya dan didalam keluarganya. Perkataan-perkataan apa yang keluar dari kita ketika usaha suami sedang bangkrut atau suami sakit-sakitan sehingga keuangan habis untuk pengobatan bahkan disaat anak-anak memberontak dan menjadi nakal sehingga tidak terkendali. Apakah perkataan yang keluar dari mulut kita? Isteri Ayub menghadapi masalah disaat semua harta benda ludes dan anak-anak meninggal seketika itu juga. Dari yang terkaya menjadi orang yang termiskin. Masalah yang dihadapinya sangat berat sehingga hal itu membuat hati isteri Ayub menjadi pahit sehingga marah, kesal sama suami dan juga kepada Tuhan.
Firman Tuhan berkata : Tetapi jawab Ayub, Engkau berbicara seperti perempuan gila. Apakah kita mau menerima yang baik dari Allah, dan tidak mau menerima yang buruk? Dalam kesemuanya itu Ayub tidak berbuat dosa dengan bibirnya.
ISI
Apa yang dilakukan wanita bijak saat keadaan memburuk?
1. Berserulah kepada Tuhan (Mazmur 50:15)
Reaksi yang benar ketika masalah datang, berdoa minta Tuhan memberi kekuatan, sebab Tuhan selalu perduli dengan orang yang memanggil namaNya dengan hancur hati dan tangan Tuhan tidak pernah terlambat untuk menolong dan jangan lupa telepon langsung ke sorga, Yeremia 33:3.
2. Melakukan Firman Tuhan dengan tepat (1 Petrus 3:1-7)
Tunduk kepada suami bukan pilihan, tetapi perintah Tuhan untuk mendapatkan hidup yang berkemenangan. Tunduklah dalam segala sesuatu dan bersukacitalah pada saat melakukannya, supaya kuasa Allah turun dalam keluarga. Jangan pernah keluar perkataan mendikte atau marah-marah, membentak suami, agar suami dapat tenang dan bijaksana mengambil keputusan, sehingga doa-doa suami tak terhalang.
3. Perkataan yang benar (Yakobus 3:2-6)
Perhatikan waktu berbicara, jangan suka menambahi dan mengurangi. Barang siapa tak bersalah dalam perkataannya, ia adalah orang yang sempurna. Matius 12:35, orang yang baik mengeluarkan hal-hal yang baik dari pembendaharaannya yang baik dan orang yang jahat mengeluarkan hal-hal yang jahat dari pembendaharaannya yang jahat.
PENUTUP
Wanita Allah, orang mengenal engkau dari perkataanmu. Hati-hatilah dengan perkataanmu, jangan berbicara mengeluarkan kata-kata sembarangan. Hati-hati juga dengan sosmedmu, pakailah berita-berita yang baik yang membangun, tanganmu perlu kau koreksi, kabar-kabar
hoax jangan beritakan. Setiap perkataan, ucapan harus dipertanggungjawabkan dihadapan Tuhan. (Matius 12:36-37).
Tuhan Yesus Memberkati