GOD’S SENSE OF HUMOR
Posted by Admin 2026-09-28
"Tetapi kita tahu bahwa bagi mereka yang mengasihi Allah,
segala sesuatu turut bekerja untuk kebaikan,
yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana-Nya."
Roma 8:28 TB
Teman-teman, pernahkah kamu berpikir bahwa Tuhan sebenarnya memiliki selera humor? Jika kita membaca kisah Yunus, kita akan mengetahui betapa besar selera humor Tuhan dalam menghadapi sikap keras kepala Yunus. Setelah Yunus melarikan diri dari tanggung jawab memperingatkan penduduk Niniwe tentang hukuman Tuhan yang akan datang, alih-alih hukuman yang keras, Tuhan memberinya voucher gratis untuk menghabiskan tiga hari tiga malam di dalam perut ikan besar.
Selanjutnya, ketika Yunus sudah memperingatkan penduduk Niniwe bahwa Tuhan akan menghukum kejahatan mereka, Tuhan malah membatalkan hukuman itu. Yunus juga kecewa dengan keputusan Tuhan. Yunus memprotes dan marah kepada Tuhan. Untuk menenangkan amarah Yunus, Tuhan menumbuhkan pohon jarak untuk menghalangi Yunus dari terik matahari. Tapi sementara Yunus bersukacita atas pohon itu, Tuhan membiarkan pohon jarak itu mati karena dimakan ulat.
Tuhan mengajari Yunus bahwa cintanya kepada orang Niniwe lebih besar daripada keinginannya untuk menghukum mereka. Kalau anak-anak zaman now mengatakan bahwa Yunus dalam cerita itu benar-benar dikerjain oleh Tuhan.
God’s Sense of Humor
Dari kisah Yunus, kita dapat mengetahui bahwa ada suatu masa dimana Tuhan menggunakan cara yang unik untuk menegur anak-anak-Nya yang nakal dan melanggar kehendak Tuhan. Terkadang kita harus melihat kejadian tidak menyenangkan yang kita alami sebagai pelajaran selera humor Tuhan.
Mungkin saat kita berdoa memohon kesabaran, Tuhan malah mengizinkan kita berurusan dengan mereka yang mengaduk-aduk emosi kita. Mungkin Tuhan mengizinkan kita berada dalam situasi yang menggoda kita untuk berbohong ketika kita berdoa agar kita hidup dengan jujur. Karena Tuhan begitu kreatif dalam mengungkapkan kasih-Nya kepada umat-Nya, Dia dapat menjawab permintaan kita dengan cara yang tidak pernah kita duga.
Hari ini, jika kita bangun dengan perasaan kusut dan merasa bahwa Tuhan telah mengecewakan kita, berarti kita telah melakukan kesalahan seperti Yunus. Perlu kita ingat bahwa Tuhan terkadang menunjukkan selera humornya saat kita dalam kesulitan, meski untuk sesaat kita mungkin menganggapnya tidak lucu.
So, siapkah kamu tertawa di tengah kesulitan yang kamu hadapi? Tuhan Yesus memberkati. (MA)