BAWA AIRMU KEPADA YESUS

Posted by Admin 2026-05-29

blog-post-image

“Kata Yesus kepada mereka:
‘Isilah tempayan-tempayan itu penuh dengan air.’
Dan merekapun mengisinya sampai penuh.”
Yohanes 2:7 (TB)

Kisah Nyata: Gladys Aylward dan Hati yang Mau Dipakai Tuhan

Gladys Aylward adalah seorang wanita Kristen asal Inggris yang memiliki mimpi menjadi misionaris ke Tiongkok. Namun banyak orang meragukannya. Ia bukan orang kaya, tidak memiliki pendidikan tinggi, dan bahkan gagal dalam ujian sekolah misi karena dianggap tidak cukup memenuhi syarat.

Secara manusia, Gladys terlihat biasa saja. Ia hanyalah seorang pekerja rumah tangga sederhana dengan kemampuan yang terbatas.

Tetapi Gladys memiliki satu hal yang penting: hati yang mau dipakai Tuhan.

Walaupun ditolak sekolah misi, ia tidak menyerah. Dengan uang tabungannya sendiri, Gladys melakukan perjalanan panjang dan berbahaya menuju Tiongkok. Di sana ia mulai melayani anak-anak, membantu orang miskin, dan membagikan kasih Tuhan kepada banyak orang.

Pada masa perang, Gladys pernah menolong lebih dari seratus anak yatim melarikan diri dari daerah berbahaya. Ia memimpin mereka berjalan melewati pegunungan dalam kondisi yang sangat sulit demi menyelamatkan hidup mereka.

Banyak orang kagum karena wanita sederhana seperti Gladys bisa melakukan hal sebesar itu. Namun Gladys percaya bahwa Tuhan tidak mencari orang yang paling hebat, melainkan orang yang mau taat dan menyerahkan hidupnya kepada-Nya.

Relevansi dengan Alkitab: Membawa “Air” kepada Yesus

Dalam Yohanes 2, Yesus melakukan mujizat pertama-Nya di pesta pernikahan di Kana. Saat persediaan anggur habis, Yesus meminta para pelayan mengisi tempayan-tempayan dengan air.

Air adalah sesuatu yang biasa. Tidak mahal dan tidak istimewa. Namun ketika air itu dibawa kepada Yesus dan para pelayan taat kepada perkataan-Nya, Yesus mengubahnya menjadi anggur terbaik.

Sering kali kita merasa hidup kita terlalu biasa untuk dipakai Tuhan. Kita merasa tidak punya kemampuan besar, tidak cukup pintar, atau tidak sehebat orang lain.

Namun Tuhan tidak meminta kita membawa sesuatu yang luar biasa terlebih dahulu. Tuhan hanya meminta kita membawa apa yang kita miliki kepada-Nya.

Gladys Aylward hanyalah wanita sederhana, tetapi ketika hidupnya diserahkan kepada Tuhan, Tuhan memakai hidupnya untuk menjadi berkat bagi banyak orang.

Apa yang Bisa Kita Pelajari?

Sebagai remaja, kadang kita merasa minder dengan kemampuan diri sendiri. Kita berpikir bahwa Tuhan hanya memakai orang-orang hebat. Padahal Tuhan bisa memakai siapa saja yang mau datang kepada-Nya dengan hati yang taat.

Kita bisa mulai dengan hal-hal sederhana:

1. Melayani Tuhan dengan apa yang kita punya.

2. Tidak meremehkan talenta kecil yang Tuhan berikan.

3. Tetap setia meskipun merasa biasa saja.

4. Percaya bahwa Tuhan sanggup memakai hidup kita.

Tuhan tidak menunggu kita menjadi sempurna atau luar biasa. Tuhan hanya ingin kita membawa “air” yang kita miliki kepada-Nya. Dan ketika hidup kita ada di tangan Yesus, Dia sanggup mengubahnya menjadi sesuatu yang indah dan berarti. (MA)

“God does not call the qualified.
He qualifies the called.”
— Gladys Aylward