ARE YOU READY FOR RAPTURE?
Posted by Admin 2025-09-01
Are You Ready for Rapture?
Shalom, hari-hari ini kita semakin mendekati kedatangan Tuhan Yesus di awan-awan, yang sering disebut pengangkatan orang percaya (Rapture). Apakah kita sudah siap untuk diangkat?
1 Tesalonika 4:16-17 TB [16] “Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit; [17] sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan”.
Akan ada waktunya, tiba-tiba dengan sekejap kita diangkat. Oleh karena itu, kita harus siap sedia. Firman Tuhan katakan tidak ada seorang pun yang tahu akan waktunya, tetapi tanda tandanya sudah digenapi kecuali satu yaitu Injil diberitakan pada segala bangsa.
Saat hari pengangkatan (rapture), Roh Kudus juga diangkat dari dunia ini bersama orang percaya yang siap jadi mempelai Kristus dan bumi akan memasuki masa penganiayaan, masa yang semakin sulit karena tidak ada Roh Kudus yang menguatkan, oleh karena itu jangan sampai ketinggalan.
Pengangkatan atau rapture adalah janji dan peringatan. Janji hidup kekal bagi yang setia dan peringatan bagi yang hidup ceroboh dan sembrono. Kesiapan bukan terjadi dengan sesaat tapi kesiapan harus merupakan gaya hidup dalam penyerahan, kekudusan, dan berjaga-jaga. Dalam Matius 24:37 “Sebab sebagaimana halnya pada zaman Nuh, demikian pula halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia. [38] Sebab sebagaimana mereka pada zaman sebelum air bah itu makan dan minum, kawin dan mengawinkan, sampai kepada hari Nuh masuk ke dalam bahtera, [39] dan mereka tidak tahu akan sesuatu, sebelum air bah itu datang dan melenyapkan mereka semua, demikian pulalah halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia.” Kedatangan Tuhan Yesus seperti pada zaman Nuh, tidak ada seorangpun yang tahu kapan hujan deras yang menyebabkan air bah dan semua tengelam, hanya Nuh dan keluarganya yang selamat.
Teladan Nuh sehingga diselamatkan dari air bah melalui Kejadian 6:9 (“Inilah riwayat Nuh: Nuh adalah seorang yang benar dan tidak bercela di antara orang-orang sezamannya; dan Nuh itu hidup bergaul dengan Allah.”) :
Pertama, Hidup benar. Standar kebenaran di sini adalah standar-Nya Tuhan sesuai firman. Miliki gaya hidup suka membaca, mempelajari dan hidup dalam pertobatan, melakukan Firman Tuhan setiap hari.
Kedua, Hidup Tidak Bercela, menjaga kekudusan dan tidak lakukan kesalahan. Rendah hati dan rela hati jika ditegur oleh Firman Tuhan, bertobat dan hidup berkenan di hatiNya. Hidup seusai standar Tuhan, bukan mengikuti apa yang di dunia ini.
Ketiga, Hidup Bergaul dengan Allah. Hidup bergaul dengan Tuhan melalui doa, pujian, penyembahan setiap saat, berkomunikasi dengan Tuhan, belajar mendengar suara Tuhan sehingga mengetahui kehendak Tuhan.
Jika Tuhan Yesus datang hari ini di awan-awan, pengangkatan terjadi, apakah kita akan bertemu dengan Tuhan dengan diangkat? Berjaga-jaga dan berdoa senantiasa siapkan diri kita untuk dijemput Tuhan Yesus, karena kita gerejaNya, mempelai wanita-Nya. Biarlah kita terus mempersiapkan diri seperti Nuh memiliki gaya hidup benar sesuai firman Tuhan, hidup kudus dan tidak bercela serta hidup bergaul dengan Allah, memiliki hubungan dan terus menjaga cinta mula-mula kita dengan Tuhan. Maranatha, datanglah Tuhan Yesus! (IK)